Upaya PLN Atasi Krisis Listrik Jakarta

Upaya PLN Atasi Krisis Listrik Jakarta

- detikFinance
Selasa, 17 Nov 2009 15:55 WIB
Upaya PLN Atasi Krisis Listrik Jakarta
Jakarta - PT PLN (Persero) telah menyiapkan beberapa langkah-langkah untuk mengatasi krisis listrik di tanah air khususnya di DKI Jakarta. Dalam pertemuannya dengan Presiden SBY, Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar memaparkan berbagai langkah yang diambil.

"Dengan terbakarnya Gardu Cawang, maka pasokan di Jakarta terganggu. Dan pada saat terganggu kita kehilangan beban 400 MW. Untuk itu kami langsung ambil alih beban tersebut pada gardu induk sekitarnya seperti Gardu Depok, Bekasi, dan Gandul," tuturnya di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta, Selasa (17/11/2009).

Bagi para pelanggan di Jakarta, Fahmi meminta pelanggan mengurangi penggunaan listriknya sehingga pengguanaan bisa hemat, karena pasokan listrik di Jakarta hilang hampir 120 MW.

"Perbaikan akan dilakukan trafo sudah ada di lokasi sedang difondasi kami ambil dari Surabaya. GIL didatangkan dari Perancis dan sekarang sudah ada di Cawang. GIL dari Hitachi sudah kami datangkan, sudah dibawa ke cawang. Saat ini dalam proses pelaksanaan sudah 74 persen. Dan kami harapkan bisa selesai semuanya 19 desember 2009,"kata Fahmi.

Perbaikan Gardu Induk Cawang saat ini sudah 74% dan semuanya akan selesai pada 19 Desember 2009."Tapi akan kami upayakan lebih cepat lagi, kalau bisa pada minggu pertama dan kedua Desember," tambahnya.

Fahmi mengatakan, dirinya juga akan menyelesaikan penguatan berbagai sistem pembangkit listrik. PLN juga telah merencanakan untuk menambah kekuatan listrik di Jakarta dan sekitarnya dengan cara menambah beberapa gardu induk.

"Ini akan kita proses melalui pendanaan yanhg dimiliki PLN. Juga dari kredit ekspor dan sumber daya lainnya. Kredit ekspor kami telah mendapat informasi bahwa Menkeu telah menyetujui sebagian dari usaha ini akan diselesaikan pada 2010 dan sebagian lagi pada 2011. Kami harapkan dan di Jakarta semakin kuat dan problem seperti ini tidak terjadi lagi,"Β  katanya.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads