Pemerintah Rugikan PLN Dengan TDL Rendah

Pemerintah Rugikan PLN Dengan TDL Rendah

- detikFinance
Rabu, 18 Nov 2009 11:31 WIB
Pemerintah Rugikan PLN Dengan TDL Rendah
Jakarta - Pemerintah dinilai telah bersikap tidak adil dalam penetapan tarif dasar listrik (TDL) terhadap PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, TDL yang selama ini ditetapkan pemerintah tidak dapat menutupi biaya produksi listrik yang dikeluarkan BUMN listrik ini.

"Dari awal pemerintah sudah salah dalam menentukan tarif," ujar Pengamat Kelistrikan, Tri Mumpuni saat berbincang dengan detikFinance, Rabu (18/11/2009).

Tri memaparkan, berdasarkan perhitungannya, untuk memproduksi listrik sebesar 1 kwh di sistem listrik Jawa Bali diperlukan biaya sekitar Rp 1.000 hingga 1.200 per kwh, sementara harga jual listrik rata-rata di PLN Jawa Bali Rp 664,5 per kwh. Menurutnya, seharusnya PLN menjual listrik itu sebesar Rp 1.300 per kwh atau sama dengan biaya pokok produksi listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"TDL itu harusnya merefleksikan biaya produksinya. Rakyat juga harus tahu bahwa memproduksi listrik itu mahal," ungkapnya.

Tri juga menilai kebijakan subsidi yang ditetapkan pemerintah saat ini masih terlalu berpihak kepada orang kaya. Menurutnya, subsidi listrik seharusnya hanya diberikan kepada para pelanggan golongan 450 VA yang pemakaiannya sekitar 300 KWh per bulan.

"Betapa tidak adil kalau orang-orang kaya itu masih disubsidi juga," tandasnya.

(epi/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads