Resesi di Singapura Berakhir

Resesi di Singapura Berakhir

- detikFinance
Kamis, 19 Nov 2009 09:55 WIB
Resesi di Singapura Berakhir
Singapura - Resesi di Singapura berakhir. Perekonomian Singapura yang sempat minus, akhirnya mampu mencetak pertumbuhan lagi pada triwulan III-2009.

Data yang dirilis pemerintah Singapura menunjukkan pertumbuhan PDB pada triwulan III-2009 mencapai 14,2% secara quarter to quarter, dengan basis lonjakan pertumbuhan 21,7% pada kuartal sebelumnya.

Secara year on year, pertumbuhan ekonomi Singapura mencapai 0,6% pada triwulan III-2009, dibandingkan kontraksi sebesar 3,3% pada triwulan II-2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara efektif, resesi di Singapura sudah berakhir," ujar Ravi Menon, pejabat tinggi dari Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura seperti dikutip dari AFP, Kamis (19/11/2009).

Namun untuk tahun 2009, Singapura masih mempertahankan proyeksi kontraksi ekonomi 2-2,5% di tahun 2009. Untuk tahun 2010, pemerintah Singapura memperkirakan angka pertumbuhan ekonominya mencapai 3-5%.

Singapura menjadi negara pertama yang resmi mengumumkan terseret ke dalam jurang resesi, mengikuti Amerika Serikat. Pertumbuhan ekonomi negara kecil itu pada triwulan I-2009 mencatat minus 10,1%, menyusul anjloknya ekspor sebagai dampak krisis glonal.

(qom/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads