Melihat munculnya kekhawatiran ini, Wakil Presiden Boediono tetap optimis produk Indonesia bisa bersaing dengan produk China.
"Kita tidak perlu pesimis, industri kita lebih berdaya saing," kata Boediono dalam silaturahmi dengan warga Indonesia di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma, Italia, Rabu (18/11/2009).
Boediono menyampaikan itu menanggapi pertanyaan seorang mahasiswa Indonesia, Rizal, yang tengah menempuh pendidikan doktoral di bidang ekonomi.
"Sekarang ini di sana (China) prouksi barang murah mulai meningkat dan ada kenaikan biaya produksi, baik biaya tenaga kerja dan lainnya," tambahnya.
Boediono juga menjelaskan mengenai fokus prioritas di bidang ekonomi yakni di bidang perhubungan dan logistik.
"Kita negara kepulauan yang berarti hubungan antar pulau dengan kereta api, jalan, dan lain. Perhubungan akan lebih membuat biaya efisien dan murah, juga meningkatkan daya saing ke luar negeri," terangnya.
(ndr/dnl)











































