Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, tim tersebut saat ini telah berjalan melakukan berbagai analisa terhadap manajemen perusahaan plat merah tersebut.
"Tim interdep sedang menggodok konsep menyeluruh peraturan yang diperlukan untuk memperlancar kesulitan listrik maupun scheme pembiayaan, termasuk analisa manajemen juga," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (20/11/2009).
Ia mengatakan, salah satu analisa yang dilakukan tim tersebut adalah perombakan direksi BUMN listrik tersebut. Jika memang diperlukan, Mustafa mengatakan, opsi itu bisa dilakukan.
"Kita lihat dulu, kalau misalnya hasil analisa tim memerlukan penyempurnaan manajemen PLN, kita terbuka," ungkapnya.
Saat ditanya mengenai nama-nama pengganti Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar yang beredar saat ini, ia enggan berkomentar mengenai hal tersebut.
"Saya belum bisa mengkonfirmasi, nanti pada saatnya akan saya sampaikan," imbuhnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih akan berkonsentrasi memperbaiki suplai listrik di sekitar Jakarta dan sekitarnya supaya tidak lagi terjadi pemadaman listrik.
(ang/qom)











































