"Kita berharap sebelum tutup tahun dua-duanya sudah selesai. Ini duakan yaitu PLN dan pertamina. Kita sedang bekerja keras untuk ini," ujar Mustafa.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Koordinasi mengenai ketahanan pangan di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada pos-pos yang keliatannya diperlukan untuk penambahan atau penguatan. Ini bagian dari restrustruksi atau reformasi manajamen. Itu belum final. Ini masih kita godok, " ungkapnya.
Terkait PLN, Mustafa mengaku dirinya sedang melakukan evaluasi di dalam tubuh PLN. Evaluasi tersebut menyangkut aspek manajemen, teknis, skema pembiayaan dan juga masalah tarif dasar listrik (TDL) di BUMN listrik tersebut.
"Semua utuh bukan berarti manajemen tidak diolah, itu diolah juga. Jadi teknis diolah, TDL diolah, skema pembiayaan diolah, termasuk evaluasi manajemen," paparnya.
Mengenai rencana kenaikan TDL yang akan dilakukan tahun depan, Mustafa menyatakan saat ini hal itu masih dibahas interdep.
"Itu konsep yang sedang digodok interdep," tandas Mustafa.
(epi/qom)










































