Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan "The Tenth Indonesia-Japan Energy Round Table", di Hotel Intercontinental MidPlaza, Senin (23/11/2009) kemarin.
Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Evita Herawati Legowo, kedua negara sepakat untuk menindaklanjuti kerjasama dalam pengurangan emisi karbon, pemanfaatan low rank coal, clean teknologi dan juga Carbon Capture Storage (CCS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evita menyatakan, Jepang juga sudah menyatakan komitmennya untuk menambahkan investasi di sektor energi di negeri ini.
"Mereka siap, tapi belum ngomong angka. Nanti kita akan tindaklanjuti lagi," kata Evita.
Evita menjelaskan, kerjasama tersebut sifatnya Government to Government (G to G) sehingga kedua perwakilan kedua negara, akan segera melaporkan hasil pertemuan tersebut ke Menteri Energi masing-masing.
"Kita akan lapor ke Pak Menteri dan mereka akan lapor ke Menterinya, bagaimana tindak lanjutnya," tandas dia.
(epi/qom)











































