Jepang Incar Proyek Pembangkit Listrik 'Energi Bersih' RI

Jepang Incar Proyek Pembangkit Listrik 'Energi Bersih' RI

- detikFinance
Selasa, 24 Nov 2009 17:32 WIB
Jepang Incar Proyek Pembangkit Listrik Energi Bersih RI
Jakarta - Jepang mengincar beberapa pembangkit dalam proyek percepatan 10.000 Megawatt tahap II. Proyek-proyek listrik yang diincar umumnya yang berbasis energi bersih.

"Mereka incar beberapa pembangkit listrik yang clean energy seperti Pembangkit Listrik Panas Bumi dan juga Pembangkit Listrik Tenaga Air," ujar Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, J Purwono di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).

Purwono menyatakan, saat ini pihak Jepang memang belum menyebutkan secara spesifik proyek-proyek mana saja yang menjadi incaran mereka. Negeri Sakura itu berminat untuk masuk dalam proyek tersebut baik sebagai  kontraktor listrik swasta (Independen Power Producer/IPP) atau hanya sekedar menjadi kontraktor yang membangun pembangkit tersebut (Engineering Procurement Contruction/EPC).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti saat  tender  dibuka mereka akan betul-betul fight. Perusahaan Jepang banyak yang sudah mapan disini. Jadi mereka siap untuk berpartisipasi," ungkap dia.

Jepang memang sudah lama terlibat dalam pembangunan pembangkit di Indonesia. Perusahaan-perusahaan asal Jepang ikut berpartisipasi dalam pembangunan pembangkit  listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Jati B dengan kapasitas 1300 MW, senilai US$ 1,5 miliar, PLTU Paiton dengan investasi  US$ 1,2 miliar dan  PLTU Cirebon US$ miliar.

"Belum lagi proyek-proyek yang didanai Jepang itukan banyak juga," ungkapnya.

Menurut dia, investasi riil Jepang di sektor kelistrikan  di Indonesia, dalam dua hingga tiga tahun ke depan mencapai US$ 3,7 miliar hingga US$ 4 miliar.

"Kalau investasi Jepang yang riil itu 2-3 tahun ke depan itu senilai US$ 3,7 miliar  hingga US$ 4 miliar," pungkasnya.


(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads