Demikian salah satu hasil pembicaraan antara Presiden SBY dengan Mr. Liu Qi, anggota politbiro komite sentral Partai Komunis China. Pertemuan berlangsung di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
"Ini target baru perdagangan dua negara dan yakin bisa dicapai," ujar Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal usai pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemicu lainnya adalah hasil kemajuan kemitraan strategis RI-China yang berjalan empat tahun terakhir. Ketika dokumen kemitraan disahkan pada 2005 silam, ditetapkan target nilai perdagangan sebesar USD 30 milyar yang harus terpenuhi pada 2010.
"Tapi target itu sudah kita capai 2008, dua tahun lebih awal. Ini mencerminkan dinamika luar biasa hubungan dagang dan investasi RI-China," jelas Dino.
(lh/qom)











































