Menperin Pertanyakan Absennya Sri Mulyani

Menperin Pertanyakan Absennya Sri Mulyani

- detikFinance
Rabu, 02 Des 2009 15:15 WIB
Menperin Pertanyakan Absennya Sri Mulyani
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat mempertanyakan ketidakhadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Memorandum of Agreement (MoA) kesepakatan pembentukan perusahaan baja patungan antara Krakatau Steel (KS) dengan Posco Korea.

Padahal sebelumnya Sri Mulyani telah berjanji pada MS Hidayat untuk menghadiri acara MoA di kantor Depperin siang tadi.

"Menteri keuangan mau kesini (depperin) kok nggak jadi yah? Tadi SMS saya, katanya menyusul silahkan duluan," kata Hidayat didepan wartawan usai acara MoA di kantornya Rabu (2/12/2009).

Siang tadi dalam acara MoA KS dengan Posco hingga acara berakhir Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak memunculkan batang hidungnya di depperin.

"Saya bilang kalau anda hadir akan lebih istimewa," katanya.

Acara penandatanganan kerjasama di kantor Depperin ini berlangsung pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Sri Mulyani tadi pagi memang mengisi acara pembukaan Investor Summit dari pukul 09.30 WIB hingga 10.30 WIB. Setelah dari acara di Investor Summit, Sri Mulyani langsung menuju kantornya di kawasan Jalan Wahidin Raya.

Pada hari ini PT Krakatau Steel (KS) dengan Pohang Iron and Steel Corporation (Posco) menandatangani memorandum of agreement (MoA) pembangunan pabrik patungan baja terpadu (joint venture). KS dengan Posco bersepakat akan membangun pabrik baja berkapasitas 6 juta ton di Cilegon, Banten.

Pembangunan pabrik akan melalui dua tahap. Untuk tahap pertama akan dibangun pabrik berkapasitas 3 juta ton yang akan selesai pada tahun 2013, yang akan menghasilkan produk-produk antaralain HRC (hot rolled coil), slab dan plate untuk memasok kebutuhan pasar Indonesia.

Posco merupakan produsen baja terbesar di Korea Selatan dengan kapasitas produksi baja 30,5 juta ton per tahun, sedangkan PT KS merupakan perusahaan baja plat merah yang memproduksi baja terbesar di Indonesia hingga 2,5 juta ton per tahun. (hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads