"Selain gas, produksi gas kondesat dan elpiji dari lapangan ini juga akan stabil di atas 20.000 barel per hari," ujar siaran pers ConocoPhillips Indonesia Inc Ltyang dikutip detikFinance, Kamis (3/12/2009).
Lapangan North Belut terletak di lepas pantai Laut Natuna Selatan dan berjarak 1.180 kilometer utara Jakarta. Conoco merupakan operator dari kontrak kerja sama Blok B dengan kepemilikan 40 persen. Sisanya dimiliki INPEX Natuna Ltd dengan kepemilikan 35 persen dan Chevron South Natuna B sebesar 25 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek ini mencakup pengeboran dan penyelesaian sejumlah sumur, rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan instalasi di anjungan kepala sumur. Proyek ini juga mengerjakan pemasangan pipa jaringan intra lapangan, anjungan pusat pemprosesan yang mampu memproses gas kondensat tinggi dan jaringan pipa ekspor ke bagian akhir jaringan pipa kerisi yang kemudian terhubung dengan infrastruktur jaringan Blok B lainnya.
Sementara produksi elpiji dari lapangan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan domestik dalam rangka mendukung program konversi minyak tanah ke elpiji yang dicanangkan pemerintah. (epi/qom)











































