Hatta: Sektor Riil Ingin BI Rate Turun

Hatta: Sektor Riil Ingin BI Rate Turun

- detikFinance
Jumat, 04 Des 2009 14:54 WIB
Hatta: Sektor Riil Ingin BI Rate Turun
Jakarta - Pemerintah sebenarnya sangat berharap Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan BI Rate di bawah 6,5% sesuai dengan harapan para pelaku usaha di sektor riil.

Hal ini disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui usai Shalat Jumat di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (4/12/2009).

"Kita tentu kalau pada sektor riil mengharapkan ada penurunan pada suku bunga. Tapi tentu BI ada perhitungan yang memperhitungkan segala aspek," ujar Hatta.

Hatta menyatakan suku bunga tinggi bisa menyumbat pertumbuhan sektor riil. Menurut Hatta tingkat suku bunga kredit perbankan saat ini masih cukup layak meskipun tidak kompetitif. "Ya dimana-mana tidak kompetif, tapi masih layak," jelasnya.

Pertumbuhan Investasi 2010 Dipatok7%


Pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi di 2010 bisa mencapai 7%, sesuai dengan asumsi pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,5%-6%.

"Dengan asumsi indikator makro yang ada 2010, dengan aspek itu semua, rencana pertumbuhan 5,5-6% pernah kita harapkan inevestasi year on year juga naik dengan taksiran 7%," ujarnya.

Untuk melakukan pencapaian tersebut, Hatta menjelaskan pemerintah akan menyelesaikan penyempitan untuk investasi infrastruktur jangka panjang. Hal ini untuk terciptanya pertumbuhan berkualitas.

"Pertumbuhan berkualitas penting untuk tenaga kerja, dari pada sektor keuangan juga penting. Tapi itu juga sumber pembiayaan perusahaan untuk modal untuk capexnya," jelasnya.

Selain itu, pemerintah tetap mendorong pertumbuhan sektor riil dapat bergerak cepat. Pemerintah sudah meningkatkan dana jaminan sebesar Rp 2 triliun untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pelayanan yang lebih mudah.

"Tapi untuk KUR ini, faktor pelayanan, dan tidak rumit, tidak ribet, dan aksesnya menyebar luas lebih penting," tutup Hatta.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads