RI Akan Impor Gula 300.000 Ton

RI Akan Impor Gula 300.000 Ton

- detikFinance
Jumat, 04 Des 2009 21:10 WIB
RI Akan Impor Gula 300.000 Ton
Jakarta - Indonesia dipastikan akan melakukan impor gula kristal putih (GKP) setidaknya minimal 300.000 ton pada awal tahun 2010 nanti. Langkah ini sebagai upaya  untuk menutupi kekurangan stok gula awal tahun 2010 sebelum memasuki musim giling (Januari-April 2010).

"Kira-kira 300.000 ton, saya pernah ikut rapatnya, awal 2010 dilakukan," kata Menteri Perindustrian  MS Hidayat saat ditemui di Istana Negara, Jalan Veteran Raya, Jakarta, Jumat (4/12/2009).

Sementara itu Menneg BUMN Mustafa Abubakar menambahkan sejatinya total kebutuhan gula pada awal tahun 2010  untuk menutupi kekurangan sebelum musim giling, mencapai 500.000 ton. Namun pemerintah akan berupaya memaksimalkan potensi yang ada dari  produksi  gula dari PTPN dan RNI untuk menekan kekurangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu mengenai izin impornya saat ini sedang dalam proses di Departemen Perdagangan. Rencananya pada akhir Desember 2009 izin impor gula sudah dikeluarkan dan pada awal tahun impor sudah bisa dilakukan.

"Kalau plafonnya sih 500.000 ton. Syukur-syukur kalau kita hanya butuh 300.000 ton itu amannya kita buat seperti itu. kita buat kesepakatan bersama 500.000 ton, tapi kita doakan mudah-mudahan cukup 300.000 ton," jelas Mustafa.

Mustafa menjelaskan sampai saat ini negara-negara yang akan menjadi sumber impor gula belum ditentukan. Karena negara-negara seperti Thailand belum mengalami surplus gula. Negara-negara lain seperti China dan India menjadi pertimbangan impor gula, walaupun kedua negara itu belum mengalami surplus gula.

"Tapi ya kita cari nanti, dari beberapa negara itu, mudah-mudahan bisa menutup kekurangan 500.000 ton," imbuh Mustafa

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads