PIM Berharap Dapat Pengalihan Gas Tangguh

PIM Berharap Dapat Pengalihan Gas Tangguh

- detikFinance
Senin, 07 Des 2009 13:37 WIB
PIM Berharap Dapat Pengalihan Gas Tangguh
Jakarta - PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) masih mencari 5 kargo gas alam cair (Liquid Natural Gas /LNG) untuk kebutuhan produksi pupuknya tahun depan. Pasokan LNG tersebut diharapkan berasal dari pengalihan gas Tangguh untuk pembeli asal Amerika, Sempra.

"Sekarang ini masih dalam proses pembicaraan dengan BP Migas," ujar Direktur Utama PT PIM, Mashudianto saat berbincang dengan detikFinance , Senin (7/12/2009).

Mashudianto menjelaskan, untuk kegiatan produksi tahun depan PIM membutuhkan 11 kargo LNG.

Dari kebutuhan tersebut, sebanyak 6 kargo sudah didapatkan yaitu 3 kargo berasal dari ExxonMobil Oil Indonesia dan 3 kargo lainnya berasal dari PT Total Indonesie. Ia membelinya dengan harga rata-rata US$ 5 per mmbtu. Sementara untuk 5 kargo yang dialihkan dari Sempra, harganya masih dalam negosiasi.

"Tahun depan kami butuh 11 kargo karena rencananya akan ada turn around di pabrik amoniak 2 urea 1," ungkapnya.

Menurut dia, rencana pemeliharaan itu akan dilaksanakan mulai awal Januari selama 25 hari. Mulai Februari, 2 pabrik PIM akan beroperasi penuh. "Kami targetkan tahun depan produksi urea PIM bisa mencapai 1 juta ton," ungkapnya.

Mashudianto menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah melakukan negosiasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk menyewa LNG Receiving Terminal di Arun, Aceh untuk menampung LNG yang akan diterimanya dan mengubah LNG tersebut menjadi gas.

"Kita sedang bicara dengan Pertamina. Kita akan sewa dihitung berapa per mmbtunya," tandasnya.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads