13 Wilayah Kerja Panas Bumi akan Disurvei

13 Wilayah Kerja Panas Bumi akan Disurvei

- detikFinance
Senin, 07 Des 2009 15:51 WIB
13 Wilayah Kerja Panas Bumi akan Disurvei
Jakarta - Pemerintah akan melakukan survei pendahuluan potensi wilayah kerja panas bumi di 13 lokasi pada tahun 2010. Biaya survei 3 D satu wilayah kerja panas bumi sekitar Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar, tergantung letak lokasi wilayah tersebut berada.

Sementara untuk pengeboran per sumur membutuhkan dana sebesar US$ 4 hingga US$ 5 juta.

"Untuk pendanaannya berasal dari APBN," ujar Kepala Badan Geologi, R Sukyar di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (7/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun lokasi  survei wilayah kerja panas bumi tahun depan 2010 yaitu:

  1. Gunung Kapur, Jambi
  2. Arjuno  Welirang, Jawa Timur
  3. Laenia, Sulawesi Tenggara
  4. Bora, Sulawesi tengah 
  5. Lili, Sulawesi barat
  6. Toheru,  Maluku 
  7. Kapahiang, Bengkulu
  8. Limbong, Sulawesi Selatan
  9. Krakal, Jawa Tengah
  10. Lawu,  Jawa Timur
  11. Taliabu, Maluku Utara
  12. Kandangan,  Kalimantan Selatan
  13. Pasaman  Barat, Sumatera Barat.

Menurut Sukyar, berdasarkan UU Panas Bumi Nomor 27 tahun 2003 survei pendahuluan dilakukan oleh pemerintah. Namun dalam UU tersebut disebutkan bahwa pemerintah dapat memberikan penugasan kepada pihak swasta untuk melakukan survei itu.

Sementara itu, Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, J Purwono mengatakan dengan adanya survey pendahuluan  untuk memperkecil risiko dan juga memudahkan peserta lelang wilayah kerja panas bumi untuk melakukan penawaran.

"Setiap potensi panas bumi, harus ada data awal yang akurat dari hasil survei pendahuluan yang dilakukan pemerintah," ungkap Purwono.

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads