"Untuk Labuan, dua unit. Kemudian Rembang satu unit. Sudah selesai, tinggal diresmikan saja," ujar Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, J Purwono di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (7/12/2009).
Sementara untuk PLTU Indramayu yang tadinya direncanakan akan beroperasi tahun ini, lanjut Purwono, baru akan beroperasi pada Maret tahun ini.
"Indramayu agak mundur karena dananya seret, jadi kerjanya lelet. Paling cepat Maret lah," ungkap dia.
Purwono mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pembentukan tim untuk melakukan penelaahan terhadap renegosiasi dilakukan PLN dengan 50 kontraktor listrik swasta (Independen Power Producer /IPP).
Tim tersebut terdiri dari dari Menteri Koordinator Perekonomian, Menneg BUMN, Menteri ESDM, Menteri Keuangan, dan Kepala Bappenas. Pembentukan tim tersebut masuk dalam program 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu.
"Apakah layak direnegosiasi atau tidak, hasilnya seperti apa, nanti ditelaah oleh tim ini," kata Purwono.
(epi/dnl)











































