RI-Australia Jalin Kerjasama Senilai US$ 2,5 Miliar

RI-Australia Jalin Kerjasama Senilai US$ 2,5 Miliar

- detikFinance
Selasa, 08 Des 2009 11:07 WIB
RI-Australia Jalin Kerjasama Senilai US$ 2,5 Miliar
Jakarta - Indonesia menggandeng Australia dalam kerjasama jangka panjang untuk penelitian berbagai isu di dalam negeri. Dana yang dianggarkan mencapai US$ 2,5 miliar sepanjang 5 tahun ke depan.

Menurut Duta Besar Australia Bill Farmer mengatakan, program penelitian bersama ini dalam 4 tahun sebelumnya membutuhkan dana sekitar US$ 400 juta per tahun.

"Dana ini berkembang hingga US$ 2,5 miliar hingga 5 tahun ke depan. Indonesia ini cukup besar, tapi kita akan coba menggunakan dananya dengan bijaksana dan baik," katanya di sela forum penelitian kebijakan 2009 di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jalan Thamrin, Selasa (8/12/2009).

Pada forum tersebut, para akademisi dari Australia dan Indonesia mempublikasikan penelitian gabungan mereka tentang isu-isu tata kelola pemerintahan prioritas, sebagai bagian dari sebuah program penelitian kolaboratif yang fasilitas pendanaannya dari Australia.

Sebanyak 20 tim mempublikasikan temuan-temuan baru berdasarkan serangkaian isu kebijakan penting di antara kedua negara. Seperti perubahan iklim dan keamanan suplai pangan, pelaporan finansial publik, partai-partai politik lokal di Aceh, asuransi dan jaminan sosial, pengelolaan hutan, dan pembuatan undang-undang kabupaten.

Ia menambahkan, ada sekitar 61 lembaga di Indonesia yang bekerjasama dengan Australia dalam penelitian tersebut. "Sebagian dana tadi akan kita pakai untuk membangun sekolah, penelitian kemitraan pemerintah dan masyarakat," ujarnya. (ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads