Menpan: Kinerja BPKP Belum Kelihatan

Menpan: Kinerja BPKP Belum Kelihatan

- detikFinance
Selasa, 08 Des 2009 12:23 WIB
Menpan: Kinerja BPKP Belum Kelihatan
Jakarta - Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Everett Ernest Mangindaan mengkritik kinerja Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang tidak terlihat hasilnya di mata masyarakat.

Hal ini disampaikan Mangindaan dalam pembukaan Rapat Kerja Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2009 di Kantor BPKP Jl. Pramuka, siang ini (8/12/2009).

Menurut Mangindaan, selama ini kinerja BPKP belum terlihat padahal berdasarkan PP No.60 Tahun 2008, banyak sekali fungsi BPKP yang tidak hanya pengawasan terhadap keuangan tetapi juga pembinaan dalam instansi pemerintah dalam mengelola keuangan.

"Besar sekali fungsi BPKP tapi tidak kelihatan. Katanya kerjasama dengan instansi pemerintah tapi nggak kelihatan. Bukan sok-sokan tapi tolonglah kelihatan hasilnya. Hasil BPKP itu kan review kinerja agar presiden bisa melihat kinerja instansinya," ujar Mangindaan.

Mangindaan menambahkan, BPKP perlu memperlihatkan kinerjanya tetapi tetap dengan aturan yang berlaku karena hasil pemeriksaan BPKP tidak dapat disebarluaskan kepada masyarakat luas. Hal ini berbeda dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang boleh menyebarluaskan temuannya.

Oleh karena itu, Mangindaan menyarankan agar BPKP tidak hanya mengawasi keuangan instansi, tetapi juga membina instansi tersebut agar tidak memanfaatkan celah untuk melakukan kecurangan.

"BPKP tidak kelihatan hasilnya karena langsung diberikan kepada lembaga, jadi output -nya internal. Saya tidak suka kalau hanya keuangan saja tapi pembinaan. Kalau ini dikembangkan maka masyarakat akan tahu. Saya ingin outcome kepada masyarakat," harap Mangindaan.

Mangindaan menjelaskan tugas BPKP saat ini tidak mudah karena tantangan yang begitu berat di masa datang. Harus ada langkah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Oleh karena itu, BPKP, tambah Mangindaan, dituntut untuk mengubah mindset untuk menciptakan culture agar dapat membenahi output dan outcome -nya.

"Ini mindset harus kita ubah. Dengan mindset yang benar maka akan menciptakan culture . Jadi, BPKP bisa membenahi dulu output dan outcome sehingga bisa menunjukkan kepada masyarakat. Ini tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan," tegas Mangindaan.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads