Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (8/12/2009).
"Terhitung hari ini Waluyo sudah kembali menjabat di Pertamina. Surat pelepasan dari KPK sudah kita terima, jadi kita aktifkan kembali," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tumpak masih nunggu dulu. Posisinya di PT Pos belum diisi lagi," ujarnya.
Sementara itu, mengenai posisi kosong lainnya di Pertamina, ia mengaku saat ini masih dalam proses pematangan. Posisi yang kosong tersebut adalah dua komisaris dan satu direksi, yaitu Direktur Hulu.
Saat ini, posisi Direktur Hulu BUMN minyak itu masih dirangkap oleh Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.
"Kita masih bahas posisi kosong itu, termasuk juga perombakan di PLN. Semua sedang dievaluasi," katanya.
(ang/qom)











































