Penandatangan kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar dan Presiden Direktur KLM Peter Hartman di hotel Ayana, Jimbaran, Selasa (8/12/2009).
Satar menjelaskan kerjasama tersebut merupakan langkah yang sesuai dengan pengembangan perusahaan serta persiapan Garuda Indonesia untuk terbang kembali ke Eropa pada 1 Juni 2010.
Langkah awal kerjasama ini adalah pemanfaatan bersama rute Singapura-Denpasar oleh KLM. Sedangkan Garuda akan mulai melayani rute ini mulai 1 Juni 2010.
Sementara itu, maskapai penerbangan KLM telah melayani rute Amsterdam-Singapura-Denpasar sejak 6 Desember 2009. Penerbangan perdana maskapai KLM dengan jenis pesawat Boeing 777-300ER ini dipenuhi 400 penumpang.
Satar mengatakan potensi penerbangan Amsterdam-Denpasar sangat potensial. Tercatat, penerbangan rute ini oleh KLM telah dipesan 24 ribu penumpang dalam setahun. "Target Garuda adalah sama dengan KLM karena pasar Indonesia-Belanda sangat kuat," kata Satar.
Garuda akan memulai penerbangan Jakarta-Amsterdam dengan singgah di Dubai pada 1 Juni 2009. Garuda melayani rute ini setiap hari seminggu dengan pesawat jenis
A330-200.
Hartman mengatakan melayani rute Amsterdam-Denpasar karena Bali merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal di Belanda dan Eropa. "Faktor ini yang mendorong KLM melayani Amsterdam-Denpasar," katanya.
Maskapai penerbangan KLM telah melayani rute Belanda-Indonesia sejak 1985 tahun lalu. Penerbangan terakhir Amsterdam-Denpasar pada 15 Oktober 1997.
(gds/dnl)











































