"Tekanan inflasi yang relatif terkendali dan cenderung turun serta apresiasi nilai tukar rupiah ditengarai mampu meningkatkan keyakinan konsumen terhadap membaiknya kondisi perekonomian sehingga mampu mendorong kenaikan tendensi pengeluaran masyarakat yang tercermin pada kenaikan IKK," demikian hasil survei yang dirilis BI, Rabu (9/12/2009).
Dari 18 kota yang disurvei, hanya satu kota yang masih berada pada level pesimistis yaitu Padang. Optimisme tertinggi terjadi pada kota Ambon dengan indeks yang mencapai level 122,6.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan IKK pada November didukung oleh kenaikan dua komponennya yakni Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen. IKE tercatat mengalami peningkatan 0,9 poin, sementara IEK mengalami kenaikan 1,1 poin.
Salah satu pendorong kenaikan IEK adalah menguatnya ekspektasi ekonomi 6 bulan ke depan sebesar 1,5 poin sehingga turut mengangkat ekspektasi penghasilan 2 poin lebih tinggi dari periode sebelumnya.
Namun di sisi lain responden memperkirakan kondisi ekonomi yang membaik tersebtu belum dapat memberikan perbaikan yang berarti terhadap ketersediaan lapangan kerja sehingga indeks tersebut melemah 0,3 poin namun masih dalam level optimistis.
(qom/dro)










































