Β
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar usai kunjungan ke PLTU Labuan, Banten, Kamis (10/12/2009).
Β
"Kita sudah rugi selama 5 tahun, jadi walau tahun ini kita prediksi untung, tidak berarti listrik byar pet berhenti. Pembangunan infrastruktur listrik kan butuh waktu," katanya.
Β
Ia mengaku, perusahaan plat merah itu membutuhkan banyak waktu dan biaya untuk bisa memenuhi kebutuhan listrik nasional di tahun-tahun mendatang. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah penghematan dan percepatan.
Β
"Kita sudah lakukan efisiensi penggunaan BBM ke gas. Di semester I tahun ini kita sudah bisa hemat Rp 9,7 triliun," katanya.
Β
Perseroan juga mengaku akan memperbaiki kinerja seiring dengan ditetapkannya margin usaha untuk subsidi oleh Pemerintah awal tahun lalu.
Β
"Dengan adanya margin itu kita bisa perbaiki kinerja sehingga bisa mendapat komitmen pinjaman lebih banyak lagi," tambahnya.
Β
Setelah memiliki kemampuan meminjam, PLN diharapkan bisa terus mengembangkan kapasitasnya dengan membangun pembangkit-pembangkit baru dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional yang terus bertambah setiap tahunnya.
(epi/qom)











































