Bakrie Bayar 7 Persen Saham Newmont Besok

Bakrie Bayar 7 Persen Saham Newmont Besok

- detikFinance
Kamis, 10 Des 2009 17:03 WIB
Bakrie Bayar 7 Persen Saham Newmont Besok
Jakarta - Pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan anak usaha grup Bakrie, Multicapital akan membayar 7 persen saham Newmont jatah tahun 2008 senilai US$ 246,82 juta, Jumat (11/12/2009) besok.

"Besok kita akan transfer pembayarannya ke rekening milik Newmont," ujar Heriyadi Rachmat, Komisaris PT Daerah Maju Bersaing (DMB) kepada detikFinance, di Mataram, Kamis (10/12/2009).

DMB adalah perusahaan daerah bentukan tiga pemda di NTB. DMB bersama Multicapital telah membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) untuk mengeksekusi pembelian saham Newmont. Multicapital merupakan anak usaha dari Bakrie Capital dan Bumi Resources.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahap pertama Pemda NTB akan membayar 7 persen saham yang dilepas tahun 2008 senilai US$ 246,82 juta atau setara 2,3 triliun. Sementara tujuh persen saham yang dilepas tahun 2009 dengan nilai yang sama, sesuai Sales Purchase Agreement yang diteken 23 November lalu, akan dibayar setelah Newmont menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Menurut rencana, besok pagi, seluruh manajemen PT DMB dan PT MDB akan berada di Kantor Direktorat Jendral Mineral Batubara dan Panas Bumi di Jakarta, terkait pembayaran saham ini. Acara tersebut akan dihadiri Gubernur NTB M Zainul Majdi.


Heriyadi mengatakan, pihaknya belum mengetahui mekanisme pembayaran. Namun ada kemungkinan mengikuti mekanisme pembayaran 10 persen saham Newmont yang sudah diakuisisi Pemda NTB dan Multicapital sebelumnya. Saat itu, saham dibayar melalui transfer dana dari Bank Mandiri Cabang Singapura ke rekening milik Newmont di salah satu Bank Amerika Serikat.

‘’Mekanismenya belum tahu persis. Tapi kemungkinan besar sama ketika pembayaran 10 persen saham akhir November lalu,’’ kata Heriyadi.

Heriyadi menambahkan, pembayaran saham ini dilakukan menyusul terbitnya surat persetujuan perubahan kepemilikan di PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Surat dimaksud telah diterima manajemen PT DMB dan MDB, Kamis siang.
(epi/epi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads