Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Musyawarah Perencanaan Pengembangan Nasional (Musrenbangnas) di JIExpo, Jumat malam (11/12/2009).
"Pemerintah masih optimis dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,5% pada 2010. Pada 2009 ini kita akan tutup 4,3%. Sangat dekat dengan proyeksi pemerintah selama 2009," ujarnya.
Menurut Sri Mulyani, awalnya proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2009 hanya berkisar 2-2,5 %. Namun, kemudian prediksi tersebut direvisi lebih besar.
Sementara untuk tahun depan, pertumbuhan ekonomi masih didorong oleh sektor telekomunikasi, perdagangan, konstruksi, transportasi, dan pertanian.
"Pertanian masih stabil 3,5%. Dengan ini kerangka ekonomi makro untuk 2010-2014 bisa digambarkan dan pertumbuhan ekonomi akan juga dipicu oleh investasi dan ekspor," ujarnya.
Sedangkan untuk inflasi hingga akhir tahun ini, Sri Mulyani menyatakan, akan berada di bawah 3% dengan nilai tukar rupiah pada kisaran Rp 9.500-10.000 per dolar AS.
Dan untuk inflasi 2014 diprediksikan akan berada pada level 5% plus minus 1%, seiring dengan proyeksi kenaikan harga minyak pada tahun tersebut.
(nia/dnl)











































