Lukoil dan Statoil Kuasai 12,9 Miliar Barel Minyak Irak

Lukoil dan Statoil Kuasai 12,9 Miliar Barel Minyak Irak

- detikFinance
Minggu, 13 Des 2009 06:01 WIB
Lukoil dan Statoil Kuasai 12,9 Miliar Barel Minyak Irak
Bagdad - Konsorsium perusahaan minyak Lukoil (Rusia) dan Statoil (Norwegia) telah menguasai salah satu ladang minyak terbesar di dunia milik Irak dengan kandungan 12,9 miliar barel.

Demikian Menteri Perminyakan Irak Hussein al-Shahristani mengumumkan seusai penandatanganan kontrak kerja dengan kedua perusahaan tersebut, Sabtu (12/12/2009), dikutip detikfinance dari NRC Handelsblad.

Ladang minyak dimaksud adalah Qurna-2 Barat, di sebelah barat ladang minyak Majnoon, yang kira-kira sama besar. Sehari sebelumnya ladang minyak Majnoon ini jatuh ke tangan konsorsium Shell dan Petronas Malaysia melalui lelang kontrak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan-perusahaan raksasa minyak beberapa hari lalu melalui lelang berhasil membeli hak eksploitasi ladang-ladang minyak Irak yang relatif mudah dipompa. Selanjutnya mereka menjual hasil minyak kepada pemerintah Irak dengan harga tetap.

Konsorsium Lukoil dan Statoil meminta harga 1,15 per barel minyak mentah kepada pemerintah Irak pada produksi 1,8 juta barel per hari. Lukoil akan menerima 85% dari keuntungan, 15% untuk Statoil.

Pemerintah Irak berambisi dalam jangka waktu 6 tahun ke depan untuk menggenjot produksi minyaknya ke tingkat 7 juta barel per hari dari 2,5 juta barel per hari saat ini.

Menteri Perminyakan Al-Shahristani mengatakan bahwa produksi minyak Irak dalam jangka panjang dapat mencapai 12 juta barel per hari.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads