Perjanjian kredit dengan Bank Of China ini didukung sepenuhnya oleh Sinosure yaitu lembaga penjamin kredit ekspor, sebuah badan pemerintah China. Kredit dengan tenor 13 tahun termasuk masa tenggang 3 tahun dengan suku bunga mengambang berbasis LIBOR merupakan bentuk pendanaan proyek tersebut.
"Aspek pendanaan baru saja diselesaikan, selain dengan Bank Of China masih banyak bank-bank lain yang membiayai PLN," ujar Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (14/12/2009).
Ia menambahkan, saat ini sedang dibangun 33 PLTU berbahan bakar batu bara terdiri dari 10 PLTU berlokasi di Pulau Jawa dan 23 PLTU di luar pulau Jawa.
"Proyek ini merupakan salah satunya yang sebagai jawaban atas tingginya permintaan tenaga listrik nasional guna mendukung pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.
(dru/dnl)











































