Isu ini menyebar sejak Senin (14/12/2009). Hingga Senin malam, isu itu masih berhembus, sehingga banyak kalangan bursa mencoba mencari konfirmasi atas isu ini. Namun, hingga Selasa (15/12/2009), memang tidak ada tanda-tanda Sri Mulyani mundur dari Menkeu.
Isu Sri Mulyani mundur ini berhembus setelah menteri yang diyakini berbagai kalangan bersih ini terlihat membela diri sendiri dalam kasus Century. Kesan Sri Mulyani 'dikorbankan' dan terzalimi juga semakin terlihat setelah dia mengaku bahwa Aburizal Bakrie yang kini jadi ketua umum Golkar tidak menyukai dirinya.
Tapi, benarkah Sri Mulyani akan mundur gara-gara merasa 'dikorbankan' dalam kasus ini? Informasi dari sejumlah orang yang cukup dekat dengan Sri Mulyani mengaku menteri yang memiliki pembawaan tegas itu belum pernah sama sekali menyatakan ingin mundur.
"Tidak pernah ada keinginan mundur. Isu ini hanya isu liar. Mungkin hanya untuk mengacaukan stabilitas bursa. Sebab, penyebar isu sudah tahu bila sampai isu Sri Mulyani mundur dimunculkan, maka bisa mengacaukan bursa, karena akan direspons negatif," ujar sumber itu.
Pertemuan dengan Ical
Meski pernah dibantah, pertemuan Sri Mulyani dengan Aburizal Bakrie alias Ical beberapa hari lalu memang benar adanya. Menurut sumber detikcom, dalam pertemuan itu, memang sempat terjadi sedikit ketegangan antara Sri Mulyani dan Ical. Ada pernyataan Ical yang sangat menyinggung Sri Mulyani.
Pertemuan itu sendiri terjadi, karena Sri Mulyani benar-benar tidak bisa menolak permintaan agar dirinya bertemu Ical segera.
"Mungkin ketegangan yang terjadi dalam pertemuan itulah yang membuat Sri Mulyani mengaku kepada Wall Street Journal bahwa Aburizal Bakrie tidak suka sama saya," ujar sumber detikcom.
Terkait ketegangan Ical ini, Sri Mulyani terkesan tidak mendapat dukungan yang signifikan dari pihak-pihak lain. Bahkan, dia cenderung diminta menyelesaikan masalahnya sendiri. Sementara Ical saat ini memiliki posisi yang kuat karena saat ini sebagai ketua umum Partai Golkar, parpol yang diajak Presiden SBY untuk berkoalisi dalam pemerintahan.
Konflik antara Sri Mulyani dan Aburizal memang sudah terjadi sejak tahun 2008. Aburizal dan Sri Mulyani sempat dikabarkan berseteru soal pencabutan suspensi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Ketika itu saham BUMI mengalami kejatuhan yang sangat seiring terjadinya krisis. Namun otoritas bursa ketika itu menolak itu mensuspensi perdagangan saham BUMI dengan alasan penurunan harga saham memang wajar terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(asy/qom)










































