Hal ini dikatakan Boediono ketika memberi sambutan dalam acara penghargaan Ketahanan Pangan Indonesia di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (15/12/2009).
"Jika terjadi el nino, saya kira kita harus punya plan B. Pangan harus mutlak ada," ujar Boediono.
Menurutnya, tanda-tanda datangnya bencana kekeringan mulai terlihat dengan perubahan-perubahan iklim, oleh sebab itu musti ada persedian pangan yang cukup sebagai bentuk antisipasi.
"Yang penting jumlah cukup, harga terjangkau, dan terutama beras kita tidak boleh main-main," tutur Boediono.
Oleh karena itu, Boediono mengimbau agar panen raya dimaksimalkan pada tahun 2010 nanti.
Demikian halnya dengan antisipasi-antisipasi yang bisa menghambat panen. "Dasarnya, kita maksimumkan panen raya dan panen ke depan. Apapun hambatannya harus diatasi," kata Mantan Gubernur BI ini.
Hambatan-hambatan yang mungkin terjadi yang bisa menghmabat panen menurut Boediono yakni masalah pupuk yang langka, persediaan air yang terbatas, dan kendala-kendala lain.
(gun/dnl)











































