Seluruh SPBU 'Pasti Pas' dalam 3 Tahun ke Depan

Seluruh SPBU 'Pasti Pas' dalam 3 Tahun ke Depan

- detikFinance
Rabu, 16 Des 2009 09:04 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menargetkan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di Indonesia sudah bersertifikat Pasti Pas dalam tiga tahun ke depan.
 
"Dalam 3 tahun ke depan seluruh SPBU Pertamina sudah  harus sudah berlogo Pasti Pas," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Faisal dalam acara peresmian SPBU COCO milik Pertamina, di Jalan MT Haryono, Jakarta, Selasa (15/12/2009) malam.

Faisal menyatakan dari 4.509 SPBU yang beroperasi di Indonesia saat ini baru ada 2.494 SPBU yang memiliki sertifikasi 'Pasti Pas'.Sementara sisanya, sebanyak 2015 SPBU masih belum.

"Setelah semua berlogo Pasti Pas, nanti akan kita tingkatkan menjadi Pasti Puas," ungkap dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Pertamina telah melakukan ujicoba  peningkatan pelayanan dengan program 'Pasti Puas'  di SPBU bersertifikast 'Pasti Pas' di Surabaya sejak bulan lalu.

Dari hasil ujicoba di Surabaya tersebut, terbukti telah meningkatkan penjualan Pertamax CS di Surabaya hingga 20 persen. Rencananya bulan ini, Pertamina akan menerapkan skema ini di Jakarta dan disusul kota-kota lainnya di Indonesia.

Faisal menilai peningkatan pelayanan kepada pelanggan  terbukti telah meningkatkan penjualan Pertamax Cs di pasaran. Ia menyebutkan penjualan Pertamax CS tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2008.

Pada tahun 2008, penjualan Pertamax Cs hanya sebesar 300.000 KL, sementara sepanjang tahun 2009 ini sudah mencapai angka 600.000 KL dan diharapkan akan terus meningkat di tahun depan dengan terus ditingkatkan pelayanan melalui program-program promosi yang disiapkan BUMN Migas tersebut misalnya memberikan hadiah blackberry kepada pelanggan yang beruntung.

"Saat ini kami sedang berbicara dengan Bank Mandiri untuk memberikan diskon 10 liter bagi pembeli Pertamax yang membeli 100 liter dengan  menggunakan kartu Mandiri," papar dia.



(epi/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads