"Wawancara dengan calon Dirut (PLN) sudah selesai tinggal satu menteri lagi. nantinya calon dirut akan interview pada sore hari sampai malam ini. Jadi ada 4 menteri, 3 sudah tinggal 1 lagi," ujar Menneg BUMN Mustafa Abubakar saat ditemui di Gedung Pertamina, Jakarta, Rabu (16/12/2009).
Mustafa mengatakan, setelah semua menteri selesai melakukan wawancara. Hasilnya nanti akan dilaporkan ke Presiden, dan nantinya akan dipilih langsung oleh Presiden. "Sementara pada tingkat menteri dulu. Nantinya Presiden yang memilih," ujarnya.
Dijelaskan Mustafa, 3 nama calon Dirut PLN ini disaring dari 20 nama yang masuk seleksi, sebagaian besar dari 20 nama tersebut berasal dari internal PLN.
"Tiga nama itu saya belum bisa bilang dari eksternal atau internal. Pemilihan Dirut PLN mengerucut pada 3 nama, kita masih bungkus baik sampai ada persetujuan TPA (Tim Penilai Akhir)," jelasnya.
Menurut kabar yang beredar, calon kuat Direktur Utama PLN yang baru adalah bos dari Jawa Pos Group Dahlan Iskan. Dahlan mengakui dirinya sudah 3 kali dipanggil oleh Presiden SBY berkaitan dengan PLN.
(dnl/qom)











































