Dua PJBG yang ditandatangani akan digunakan untuk mendukung operasional pabrik pupuk, yakni PJBG antara Kodeco Energy dengan PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur dan PJBG PT Pertamina EP dengan PT Pupuk Kujang, Jawa Barat.
PJBG antara Kodeco Energy dengan PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur dengan lama kontrak selama 1 tahun dengan volume kontrak gas 5,168 Triliun British Thermal Unit (TBTU) mulai 2010. Sementara PJBG PT Pertamina EP dengan PT Pupuk Kujang, Jawa Barat dengan lama kontrak 2 tahun dengan total kontrak gas 3,65 TBTU mulai 2010.
"Tambahan gas untuk pabrik pupuk diharapkan dapat membantu peningkatan produksi pupuk nasional sehingga mendukung program pemerintah dalam rangka ketahanan pangan nasional dan dapat menciptakan suatu multiplier efek yang positif," ujar Wakil Kepala BP Migas Hadi Purnomo dalam sambutannya pada acara penandatanganan PJBG di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/12/2009).
Sementara, tiga PJBG lainnya digunakan untuk sumber energi industri di Serpong Banten Jawa Barat, Jawa Timur dan Jambi.
Ketiga PJBG tersebut yaitu:
- PT Pertamina (Persero) dengan PT PGN dengan volume kontrak gas 1,8 TBTU selama 2 bulan mulai tahun 2010.
- Lapindo Brantas, Inc dengan PT PGN dengan lama kontrak 2 tahun mulai 2010 dengan volume kontrak gas 5,84 TBTU
- Pertamina EP dengan PT Aneka Gas Industri dengan masa kontrak 6 tahun dengan volume gas yang dialirkan 4,95 TBTU.
"Begitu pula dengan kesepakatan Lapindo Brantas yang akan memasok gas kepada PT PGN di Jawa Timur," ungkap dia.
Sementara itu, kesepakatan HoA antara Petrochina International Jabung Ltd dengan BUMD Provinsi Jambi yaitu PT Jambi Indoguna Internasional diharapkan dapat mengurangi krisis kelistrikan dan menunjang sektor industri sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan daerah.
Lama kontrak HoA tersebut selama 5 tahun mulai 2012 dengan volume kontrak gas 20,07 TBTU.
"Saya berharap agar setiap pihak yang berkepentingan di sini dapat berkoordinasi sehingga perjanjian dapat segera merealisasikan," paparnya.
(epi/dnl)










































