Hal ini disampaikan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Dedy Supriadi Priatna dalam Forum Bisnis Konstruksi Indonesia Tahun 2009 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (17/12/2009).
"Saya yakin penyerapan stimulus infrastruktur itu tidak 100%," ujar Dedy.
Dedy menyatakan terhambatnya penyerapan stimulus infrastruktur tersebut disebabkan terlambat turunnya anggaran stimulus itu. Namun, tambah Dedy, pihaknya tetap mengharapkan penyerapan ini bisa lancar hingga akhir tahun.
"Ya justru itu kemarin kan telat juga keluarnya nanti diujung biasanya terus cepat," kata Dedy.
Dedy mengharapkan sampai tanggal 15 Desember penyerapan stimulus infrastruktur bisa mencapai 80%. Sedangkan, pada akhir tahun bisa 90%.
"Ya jadi itu kan tinggal bayar karena masalah administrasi dan lain-lain. Jadi kalau misalnya 100 persen saya tidak yakin," jelas Dedy.
(nia/dnl)











































