"Pantauan kita hari ini harga-harga stabil. Untuk beras di Cipinang naik Rp 200-300, untuk IR-64 III," kata Mari sela-sela kunjungannya di pasar Induk Cipinang, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Selain itu kata Mari dai pantauannya di Pasar Jatinegara tadi pagi untuk harga kebutuhan pokok seperti gula juga mengalami kenaikan, sedangkan minyak goreng justru mengalami penurunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Menteri Pertanian Suswono menambahkan untuk pasokan beras relatif aman, yakni di Pasar Beras Cipinang melampaui 2000 ton per hari. Padahal pasokan 2000 ton saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan beras di wilayah Jakarta dan sekitarnya setiap harinya.
"Jadi untuk pasokan minimal 2000 ton per hari, sudah terlampaui," kata Suswono.
Mentan menambahkan dari sisi produksi beras hingga saat ini, dampak khawatiran dari Elnino ternyata tidak seburuk dari yang diperkirakan. Sehingga mulai bulan depan ia optimis masim panen sudah bisa berlangsung di beberapa daerah.
"Yang jelas kenaikan ini rutin tiap tahun bukan ekses rumor kenaikan HPP (harga pembelian pemerintah beras), tahun lalu tidak apa-apa. Kenaikan Rp 300 yang masih batas wajar, relatif kecil, tidak ada ekses rumor HPP," tegas Suswono.
Seperti diketahui berdasarkan data Depdag untuk harga beras di Cipinang (per 20 Desember 2009) dibandingkan dengan pekan pertama bulan Desember 2009, harga beras cenderung naik yaitu untuk beras IR-64 I Rp 5900 per kg atau sudah naik Rp 175 per kg, IR-64 II Rp 5550 per kg atau naik Rp 125 per kg dan IR-64 III Rp 5150 naik Rp 75 per Kg.
(hen/qom)











































