Mendag: Kenaikan Harga Beras Masih Normal

Mendag: Kenaikan Harga Beras Masih Normal

- detikFinance
Senin, 21 Des 2009 10:25 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui adanya kenaikan harga beras menjelang Natal dan Tahun Baru sebesar Rp 200-300 per kg. Kenaikan ini masih dianggap normal karena sebagai ekses musiman setiap tahunnya.

"Pantauan kita hari ini harga-harga stabil. Untuk beras di Cipinang naik Rp 200-300, untuk IR-64 III," kata Mari sela-sela kunjungannya di pasar Induk Cipinang, Jakarta, Senin (21/12/2009).

Selain itu kata Mari dai pantauannya di Pasar Jatinegara tadi pagi untuk harga kebutuhan pokok seperti gula  juga mengalami kenaikan, sedangkan minyak goreng justru mengalami penurunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari sisi stok tidak ada masalah," tegas Mari.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian Suswono menambahkan untuk pasokan beras relatif aman, yakni di Pasar Beras Cipinang melampaui 2000 ton per hari. Padahal pasokan 2000 ton saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan beras di wilayah Jakarta dan sekitarnya setiap harinya.

"Jadi untuk pasokan  minimal 2000 ton per hari, sudah terlampaui," kata Suswono.

Mentan menambahkan dari sisi produksi  beras hingga saat ini, dampak khawatiran dari Elnino  ternyata tidak seburuk dari yang diperkirakan. Sehingga mulai bulan depan ia optimis masim panen sudah bisa berlangsung di beberapa daerah.

"Yang jelas kenaikan ini rutin tiap tahun bukan ekses rumor kenaikan HPP (harga pembelian pemerintah beras),  tahun lalu tidak apa-apa.  Kenaikan  Rp 300 yang masih batas wajar, relatif kecil, tidak ada ekses rumor HPP," tegas Suswono.

Seperti diketahui berdasarkan data Depdag untuk harga beras di Cipinang (per 20 Desember 2009) dibandingkan dengan pekan pertama bulan Desember 2009, harga beras cenderung naik yaitu untuk beras IR-64 I Rp 5900 per kg atau sudah naik Rp 175 per kg, IR-64 II Rp 5550 per kg atau naik Rp 125 per kg dan IR-64 III Rp 5150 naik Rp 75 per Kg.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads