Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu selaku perwakilan pemerintah yang menangani langsung masalah perdagangan bebas FTA ASEAN-China selama ini selalu terkesan menghindar dari pertanyaan para wartawan terkait FTA. Hal ini pun terjadi pada saat acara kunjungannya di pasar beras Cipinang Jakarta.
"Persiapannya apa Bu untuk FTA nanti?," tanya wartawan.
"FTA saya tidak mau komentar pada saat ini, saya ingin menjelaskan secara lengkap dengan instasi lain," kilah Mari.
Mari menjanjikan akan menyediakan waktu khusus mengenai penjelasannya terkait persiapan FTA ASEAN-China. Bahkan ia juga akan mengajak instansi lain dari unsur pemerintah lainnya mengenai FTA karena masalah FTA kata dia, bukan hanya menjadi ranah Departemen Perdagangan saja namun sudah menjadi bahasan pemerintah secara umum.
Seperti diketahui FTA ASEAN-China akan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2010 dengan ditandai adanya penurunan tarif bea masuk barang, masing-masing negara hingga 0%. Pemberlakuan ini untuk produk-produk yang masuk dalam katagori normal track 1 (NT 1) yang umumnya adalah produk-produk berbasis manufaktur.
(hen/dnl)











































