Bulog: Stok Beras Akhir Tahun 2009 Berlimpah

Bulog: Stok Beras Akhir Tahun 2009 Berlimpah

- detikFinance
Senin, 21 Des 2009 12:42 WIB
Bulog: Stok Beras Akhir Tahun 2009 Berlimpah
Jakarta - Perum Bulog menyatakan stok beras akhir tahun 2009 telah mencapai 1,7 juta ton atau lebih tinggi dari tahun 2008 lalu yang hanya 1,2 juta ton. Masyarakat diminta tidak khawatir mengenai tersedianya pasokan beras di Tanah Air.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso saat ditemui di Pasar Beras Cipinang Jakarta Timur, Senin (21/12/2009).

"Kita memiliki cadangan jauh lebih tinggi dari tahun lalu. Tahun lalu hanya 1,2 juta ton sekarang 1,7 juta ton, jadi masyarakat nggak perlu khawatir," tegas Sutarto.

Ia menjelaskan, cadangan akhir tahun 2009 sebesar 1,7 juta ton merupakan beras cadangan pemerintah dan beras raskin. Sehingga kondisi stok akhir tahun ini akan menentukan target pengadaan beras tahun 2010 yang diperkirakan hanya mencapai 3,2 juta ton atau lebih rendah dari tahun ini yang mencapai 3,8 juta ton. "Minimum  3,2 juta ton untuk tahun depan," katanya.

Jumlah sebanyak 3,2 juta ton itu, kata dia untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras pemerintah (CBP) tahun 2010 sebanyak 500.000 ton yang akan digunakan untuk beras siaga kondisi darurat. Sedangkan untuk beras raskin mencapai 2,7 juta ton dengan alokasi anggaran APBN kurang lebih Rp 11 triliun.

Mengenai beras raskin untuk 2010 ia menjelaskan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) semakin dikurangi dari 18,5 juta menjadi 17,4 juta RTS. Sedangkan volume berasnya juga diturunkan dari 15 kg menjadi 13 kg per bulan, namun tetap dialokasikan hingga 12 bulan.

"Dibandingkan tahun 2009, harganya beda, RTS kurang satu juta dari 18,5  juta menjadi 17, 4  juta," katanya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads