"Kami mencoba tambah aset di dalam dan luar negeri, sehingga produksi minyak akan naik 7.500 barel per hari," ujar Deputi Direktur Pengembangan Usaha Bidang Hulu, Slamet Riyadi, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Perwira Nomor 10, Jakarta, Selasa (22/12/2009).
Slamet menyatakan saat ini pihaknya tengah menjajaki beberapa lapangan minyak dalam dan luar negeri, yang akan diakuisisinya tahun depan. Menurut dia, saat ini Perseroan tengah fokus mengincar lapangan di wilayah Timur Tengah dan Afrika seperti Irak, Kuwait, Oman, Yaman, Uni Emirat Arab, Qatar, Libya, Mesir, Sudan dan Nigeria.
Namun sayangnya, Slamet enggan menyampaikan lapangan-lapangan mana yang tengah dibidik oleh BUMN Migas tersebut.
(epi/dnl)










































