"Dengan adanya penambahan ini, seluruh dana ASR yang disimpan di Bank BUMN kini mencapai US$ 135.426.712," ujar Wakil Kepala BP Migas Hadi Purnomo dalam siaran persnya yang dikutip detikFinance, Selasa (22/12/2009).
Hadi menyatakan tujuan dari penggunaan Bank BUMN untuk menampung dana ASR tersebut yaitu untuk meningkatkan balance of payment negara yang pada akhirnya akan memberikan multiplier effect yang lebih besar bagi perkembangan perekonomian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu diketahui bahwa penandatangan perjanjian rekening bersama, pertama kali dilakukan pada bulan Desember 2008 dengan melibatkan Bank BNI dan Bank BRI. Perjanjian kedua dilakukan pada bulan Juni 2009 yang melibatkan Bank Mandiri dan Bank BNI sebagai mitra kerja.
Dana Abandoment dan Site Restoration adalah sejumlah dana yang harus dicadangkan Kontraktor KKS untuk membongkar fasilitas operasi perminyakan pada saat akan meninggalkan area dalam wilayah kerja yang akan ditutup dan tindakan pemulihan lingkungan di area tersebut yang sesuai diamanatkan di dalam peraturan pemerintah No. 22 tahun 2008.
Secara rinci, Perjanjian Rekening Bersama yang akan ditandatangani tersebut adalah :
- BPMIGAS, Kodeco Energy Co. Ltd. dengan BNI.
- BPMIGAS, Citic Seram Energy, Ltd. dengan BNI.
- BPMIGAS, Kalila (Korinci Baru) Ltd. dengan BNI.
- BPMIGAS, Santos (Madura) Pty. Ltd. dengan BNI.
- BPMIGAS, Santos (Sampang) Pty. Ltd. dengan BNI.
- BPMIGAS, Energy Equity Epic (Sengkang) Corp. dengan BNI.
- BPMIGAS, BOB PT Bumi Siak Pusako – Pertamina Hulu dengan Bank Mandiri.
- BPMIGAS, HESS Indonesia (Pangkah) dengan Ltd. dengan Bank Mandiri.
- BPMIGAS, PetroChina International (Bermuda) Ltd. dengan Bank Mandiri.
- BPMIGAS, JOB Pertamina – Talisman (ogan Komering) Ltd. dengan BRI.
- BPMIGAS, Petrochina Banko Ltd. dengan BRI.
(epi/dro)











































