PLN Butuh Dana Rp 32 Triliun di 2010

PLN Butuh Dana Rp 32 Triliun di 2010

- detikFinance
Selasa, 22 Des 2009 19:18 WIB
PLN Butuh Dana Rp 32 Triliun di 2010
Jakarta - PT PLN (Persero) masih membutuhkan dana sebesar Rp 32 triliun untuk membiayai kebutuhan listrik negara pada tahun 2010. Direktur Utama PLN Fachmi Mochtar mengatakan, penyediaan listrik di Indonesia terkendala minimnya pendanaan.

"Untuk 2010 saja kita ada shortage pendanaan sekitar hampir Rp32 triliun. Rp 32 triliun sekian lah," ujar Fachmi di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (22/12/2009).

Pihaknya kini tengah mencari solusi untuk menutupi kebutuhan pendanaan tersebut. "Solusinya antara lain dialokasikan dari APBN (anggaran pendapatan belanja negara)," jelas Fachmi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari APBN tersebut, pemerintah meminjamkan dana sebesar Rp10 triliun dalam bentuk subsidiary loan agreement (SLA) dengan bunga 0%.

"Kemudian ada tambahan margin, sehingga dari 5 persen menjadi 8 persen. Dengan demikian PLN mempunyai kesempatan untuk men-generate pinjaman dari luar, baik dari obligasi maupun pinjaman perbankan," ujarnya.

Dana sebesar Rp 32 triliun, Fachmi menjelaskan, akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek pembangkit transmisi dan distribusi di seluruh Indonesia.

(nia/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads