Pemerintah Tambah 2 Direktur PLN

Pemerintah Tambah 2 Direktur PLN

- detikFinance
Selasa, 22 Des 2009 22:55 WIB
Pemerintah Tambah 2 Direktur PLN
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah selesai memanggil calon jajaran Direksi PT PLN (Persero) yang rencananya bakal dilantik Rabu 22 Desember 2009 besok.

Menneg BUMN Mustafa Abubakar mengatakan dirinya akan menambah 2 orang direktur PLN setelah sebelumnya posisi direktur berjumlah 7 orang. Kabar yang beredar, posisi 2 direktur itu akan diduduki oleh Harry Jaya Pahlawan yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan PLN dan Kepala Satuan Energi Primer PLN Nasri Sebayang.

Dari pantauan detikFinance , rombongan tersebut keluar ruangan dipimpin oleh Deputi Menneg BUMN Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi (PISET) Sahala Lumban Gaol. Namun sayangnya, Sahala enggan memberikan komentar mengenai pertemuannya dengan para calon direksi tersebut.

"Lihat besok saja, saya tidak mau mendahului Menteri (BUMN Mustafa Abubakar)," katanya saat ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (22/12/2009) malam.

Sahala yang memakai kemeja putih dan celana kain hitam itu terlihat diikuti oleh beberapa Direksi BUMN listrik itu yang saat ini masih menjabat. Antara lain Direktur Pembangkit Jawa-Bali Murtaqy Syamsudin, Kepala Satuan Energi Primer PLN Nasri Sebayang, Direktur Keuangan Setio Anggoro Dewo, dan Corporate Secretary PLN Harry Jaya Pahlawan.

Selain itu, Bos Grup Jawa Pos Dahlan Iskan yang besok dipastikan menjabat sebagai Direktur Utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar juga terlihat berada di tengah-tengah kerumunan calon direksi PLN.

"Kita makan ya, ada nasi padang enak," ujar Dahlan mengajak para calon direksi PLN tersebut seraya memasuki mobil bermerek Jaguar miliknya.

Pada kesempatan itu, Murtaqy yang rencananya akan tetap berada di jajaran direksi PLN tidak mau berkomentar banyak soal pengangkatannya esok hari. "Saya belum mau komentar, lihat besok saja ya," ujarnya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads