Diperkirakan realisasi penerimaan pajak hanya mencapai kisaran persentase 90% lebih dari target tahun 2009 sebesar Rp 528,35 triliun (APBN-P 2009).
Â
"Memang nggak bulet, 90% lebih," kata Dirjen Pajak Mohammad Tjiptardjo saat ditemui Selasa malam (22/12/2009).
Â
Tjiptardjo menjelaskan hal ini tidak terlepas dari kondisi perekonomian nasional pada tahun 2009 yang masih terkena imbas krisis global. Sehingga tentunya akan mempengaruhi penerimaan pajak, namun kata dia pihaknya akan terus memanfaatkan sisa waktu untuk memaksimalkan penerimaan pajak.
"Makanya dari sisa waktu ini kita kejar terus. Kan masih 2 minggu ya," katanya.
Â
Sementara itu untuk target penerimaan pajak tahun depan, ia sangat optimis bisa mencapai target meskipun mulai tahun depan banyak regulasi pajak yang mengalami perubahan seperti PPn BM (barang mewah) maupun PPN (pajak pertambahan nilai).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Sebelumnya ditjen pajak mencatat penerimaan pajak hingga bulan September 2009 baru mencapai 65,44% dari target 2009 atau hanya Rp 377,86 triliun. Sedangkan jika dilihat realisasi dari target hingga September 2009 yang sebesar Rp 401,47 triliun hanya mencapai 94,12%.
(hen/qom)











































