"Ini murni profesional. Anda dengar sendiri dia meyakinkan kita," tegas Mustafa dalam konferensi pers usai pelantikan Dahlan di kantor pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (23/12/2009).
Ia mengungkapkan, kontrak kerja itu antara lain memuat sejumlah target yang harus dipenuhi Dahlan. Antara lain penurunan listrik hilang dari pembangkit ke konsumen dari 10% menjadi 8,5% yang diharapkan tercapai hingga 2014. Kontrak kerja lainnya adalah terkait masalah utang PLN.
"Itu bukan main. Itu kontrak kerja pada kami dan akan jadi dokumen negara," tegasnya.
Mustafa menambahkan, kontrak kerja itu berlangsung untuk 5 tahun dan setiap tahun harus ada perkembangannya.
"Kalau dinilai tidak berhasil dan sesuai kontrak kinerja, ada penekanan biaya cost production sesuai dengan kemampuan beli pemerintah," imbuhnya. (epi/qom)











































