Keberhasilan Indonesia dalam FTA Tergantung Dahlan Iskan

Keberhasilan Indonesia dalam FTA Tergantung Dahlan Iskan

- detikFinance
Kamis, 24 Des 2009 16:33 WIB
Keberhasilan Indonesia dalam FTA Tergantung Dahlan Iskan
Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyatakan keberhasilan Indonesia dalam menghadapi China dalam Asean-China Free Trade Agreement (AC-FTA) tergantung pada keberhasilan Dahlan Iskan sebagai Direktur Utama PLN dalam menyediakan listrik di tanah air.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa menilai tantangan Dahlan sebagai Dirut PLN semakin berat sebab Indonesia akan masuk dalam persaingan yang sangat berat dalam AC-FTA pada awal tahun 2010.

“Berhasil tidaknya Indonesia menghadapi China sangat tergantung pada ketersediaan listrik. China tidak punya masalah dengan listrik, bagaimana dengan kita?” ungkap Erwin dalam siaran persnya yang dikutip detikFinance , Kamis (24/12/2009).


Untuk itu, Erwin berharap kehadiran Dahlan sebagai pucuk pimpinan BUMN listrik itu harus mampu membantu percepatan akselerasi pembangunan ekonomi nasional melalui ketersediaan energi yang berkelanjutan (sustainable ) dan murah.


Erwin memaparkan, output dan indikator keberhasilan manajemen baru PLN ke depan tak hanya harus mampu mencegah pemadaman listrik di semua wilayah RI. Lebih dari itu, PLN harus mempercepat elektrifikasi serta mampu mendorong percepatan akselerasi pembangunan ekonomi nasional.

“Membangun tanpa energi itu mustahil. Jadi PLN harus bisa mendorong akselerasi pembangunan,” kata Erwin.

Ia menilai paradigma manajemen dan karyawan PLN terkait listrik juga harus mengalami perubahan dari sekedar melayani kebutuhan energi masyarakat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Sebab tren pelayanan listrik disemua negara yang ekonominya kuat bertumpuh pada kecukupan (sufficiency ) dan keterlayanan (accessibilty) listrik, selain anggaran, dan layanan birokrasi yang efisien.


Sementara itu, Sekjen HIPMI M Ridwan Mustofa mengatakan masuknya orang luar PLN akan berdampak positif bagi reformasi birokrasi di PLN. “Dahlan Iskan sudah terbukti membuat lembaga bisnis yang merugi menjadi untung dan efisien, saya kira ini akan diterapkan Dahlan Iskan di PLN,” kata Ridwan.

Dia mengatakan kelebihan lain Dahlan adalah pada leadership yang kuat dan efektif. Itu sebabnya, masa depan reformasi birokrasi di PLN cukup memberi harapan dengan terpilihnya CEO Jawa Pos itu.

Namun Dahlan perlu ditopang oleh BUMN lainnya yang bertugas menyediakan bahan bakar gas dan batubara untuk pembangkit listrik PLN. Dia mengatakan, kelemahan pimpinan PLN sebelumnya adalah tidak mendapat dukungan ketersediaan bahan bakar yang memadai.

HIPMI berharap, ketersediaan bahan bakar dan alih teknologi di PLN dapat berlangsung di masa kepemimpinan Dahlan. Itu sebabnya, HIPMI mengucapkan selamat atas dilantiknya Dirut PLN baru itu. “Sebagai asosiasi pengusaha kami mengucapkan selamat kepada beliau,” tegas Erwin. (epi/epi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads