Hal ini disampaikan pengamat ekonomi dari Standart Chartered Bank Fauzi Ichsan melalui pesan singkatnya kepada detikfinance Minggu (27/12/2009).
Menurut Ichsan, pada bulan terakhir tahun 2009 ini, inflasi mencapai level 0,5%. Hal ini disebabkan oleh masih adanya dampak resesi global, yang menjadikan inflasi global menurun tajam. faktor pendorong utama adalah harga barang komoditas dan sektor manufaktur.
"Secara tahunan inflasi bisa turun ke level 3%," ungkapnya.
Selain resesi global, inflasi juga terpengaruh oleh menguatnya mata uang rupiah sejak 2008. Lanjutnya, ini ditambah daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya.
"Ketiga faktor ini, yang menyebabkan inflasi bulan Desember 0,5%, dan tahunan mencapai 3%," imbuhnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan inflasi sepanjang tahun 2009 akan berada di angka 3,48 %. Menurut Kepala BPS Rusman Heriawan , 3,48% merupakan angka paling pesimis, debgab catatan inflasi di bulan Desember mencapai 1 persen.
"Kalau inflasi Desember 2009 hanya 0,5 % saja, inflasi sepanjang tahun 2009 hanya mendekati 3 %, belum sampai ke atas 3 %," paparnya.
(wep/dro)











































