”Kami sudah menjalin kerjasama bilateral dengan beberapa negara,” ujar Menteri Kehutanan Zulkifli Hassan di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banten, Jakarta, Selasa (29/12/2009).
Zulkifli menyebutkan, negara-negara yang sudah menyampaikan komitmennya yaitu Australia sebesar US$ 73 juta, Norwegia senilai 34 juta Uero dan Amerika Serikat (AS) US$ 109 juta dan ada beberapa negara lainnya.
”Katanya AS mau salurkan US$ 109 juta sampai 2020,” ungkap dia.
Sementara itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, pada konferensi perubahan iklim di Kopenhagen tersebut, Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk mengurangi emisi karbon sebanyak 26 persen hingga tahun 2020 mendatang.
Untuk merealisasikannya, Pemerintah Indonesia akan menyusun program kerja pengurangan emisi karbon di Indonesia yang diperkirakan rampung 15 Januari mendatang.
“Kalau orang mau bantu kita dengan pendanaan untuk mengurangi emisi karbon kita punya rencana aksinya, siapa yang melakukan apa, dimana bianyanya dan berapa biayanya. 15 Januari selesai sehingga tanggal 31 bisa kita serahkan ke United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).”
Pengurangan emisi karbon tersebut direncanakan berasal dari sektor kehutanan sebesar 15 persen dan sektor energi 6 persen. "Kita akan menghutankan 1 miliar pohon dalam satu tahun,” imbuh dia.
(epi/ang)











































