Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta Thimas harus dapat bisa mengubah pola pikir dan tingkah laku 13.000 pegawai Bea dan Cukai ke arah yang lebih baik.
"Presiden selau menyatakan keberhasilan kalau bisa melayani masyarakat secara cepat," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan pola pikir dan tingkah laku yang lebih baik dapat dilakukan dengan jika reformasi birokrasi semakin digalakan. Tak hanya pada para pejabat, tapi juga sampai staf pelaksana.
Selain itu, kata dia, Dirjen baru juga seharusnya dapat menggunakan momentum untuk mengembalikan kepercayaan kepada Dirjen Bea Cukai. Pasalnya Dirjen Thomas Sugijata adalah orang lama dalam Bea Cukai.
Sri Mulyani mengingatkan kepercayaan ini bukan tiket tanpa tiket yang tidak ada konsekuensinya. Kepercayaan memberikan tanggung jawab yang berat bagi Dirjen Bea Cukai.
"Kami menginginkan Dirjen Bea Cuai bisa dipercayaa. Ini ujian untuk Dirjen Bea Cukai dan 1300 pegawai Pegawainya," ujarnya.
Tantangan lain, lanjut Sri Mulyani, Dirjen Bea Cukai dan jajarannya harus menjaga kawasan Indonesia yang luas. Pengawasan harus efektif untuk menciptakan ketenangan kepada masyarakat.
"Dirjen Bea Cukai juga harus menjadikan unsur penerimaan negara sebagai prioritas," pesan Sri Mulyani.
(nia/qom)











































