Β
"Menurut saya 965.000 bph itu terlalu optimis," ujar Direktur Eksekutif Refor-Miner Institute, Pri Agung Rakhmanto saat dihubungi detikFinance, Minggu (3/1/2010).
Menurut Pri Agung, denganΒ hanya mengandalkan tambahan produksi dari blok Cepu dan lapangan-lapangan milik Pertamina, maka target produksi yang ditetapkan pemerintah dalam APBN 2010 akan sulit tercapai.Β Pri Agung memperkirakan produksi dari blok Cepu dan Pertamina hanya akan memberikan tambahan produksi masing-masing 5.000 bph dari total produksinya saat ini.
"Sayangnya, tambahan produksi tersebut tidak akan menutupi natural decline yang terjadi di lapangan-lapangan lainnya," kata Pri Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalaupun meleset paling harganya berada di kisaran US$ 70-75 per barel," ungkap dia.
Pri Agung mengatakan, pada tahun ini memang tidak akan terjadi lonjakan siginifikan pada harga minyak dunia meskipun kondisi ekonomi dunia mengalami perbaikan.Β Kalaupun permintaan minyak dunia meningkat seiring membaiknya ekonomi namun OPEC sendiri punya cadangan hingga 6 juta barel per hari yang siap dilepasnya.
Untuk itu, ia juga memproyeksikan pada tahun ini pemerintah tidak perlu melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi.
(epi/wep)











































