"Surat resminya sudah ada. Pak Menteri ESDM sudah setuju. Diharapkan penandatanganannya akan dilaksanakan Januari ini," ujar Deputi Pengendalian Operasi BP Migas, Budi Indianto di Jakarta, Senin (4/1/2010).
Menurut dia, perpanjangan kontrak tersebut berlaku selama 10 tahun dengan volume LNG yang dikirimkan sebesar 25 juta metric ton (MT) dengan rincian lima tahun pertama dikirim sebesar 3 juta MT, kemudian lima tahun kedua dikirim sebesar 2 juta MT.
Budi menyatakan pihaknya juga telah berhasil melakukan negosiasi dengan para pembeli tersebut. Namun sayangnya Budi enggan menyebutkan berapa harga penjualan dalam kontrak jual beli LNG tersebut.
"Saya lupa, yang jelas ada perbaikan harga," tandas dia.
(epi/dnl)










































