Pemerintah mengharapkan dengan menguatnya nilai tukar tersebut, maka konsumsi dan perdagangan tahun 2010 bisa lebih baik lagi sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi ke tingkat 5,5-5,6 persen.
"Dengan membaiknya ekspor impor serta nilai tukar, kita proyeksikan pertumbuhan ekonomi didorong oleh konsumsi dan perdagangan untuk tahun 2010. Sangat meyakinkan (ekonomi) kita akan tumbuh 5,5-5,6 persen," jelasnya di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (4/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam situasi resesi, di saat negara lain tumbuh negatif, ini menggembirakan karena (ekonomi) Indonesia bisa tumbuh 4,3-,4,4 persen dan inflasi di bawah 3 persen,"
Menurutnya, pasar keuangan saat ini sudah bergerak positif, capital outflow mulai masuk ke dalam negeri. Dengan berbagai indikator yang positif dan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu pemerintah menargetkan bisa menekan jumlah penduduk miskin hingga hanya 13 persen tahun ini.
"Kita juga akan menggenjot pembangunan infrastruktur untuk menyerap tenaga kerja sehingga tingkat pengangguran bisa menurun," ungkapnya.
(ang/dnl)











































