Ekspor Capai US$ 103,15 Miliar Hingga November 2009

Ekspor Capai US$ 103,15 Miliar Hingga November 2009

- detikFinance
Senin, 04 Jan 2010 15:13 WIB
Ekspor Capai US$ 103,15 Miliar Hingga November 2009
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan nilai ekspor Indonesia selama periode Januari-November 2009 mencapai US$ 103,15 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 19,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2008.

Sementara untuk bulan November saja, BPS mencatat nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 10,76 miliar. Nilai ekspor ini mengalami penurunan 12,12% dibanding Oktober 2009, namun meningkat sebesar 11,31% dibandingkan November 2008.

"Nilai ekspor kita diuntungkan karena November 2008 kinerja ekspor merosot, ekspor di November 2009 terselamatkan masih dari hasil tambang," ujar Kepala BPS RUsman Heriawan dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (4/1/2010).

Ekspor nonmigas November 2009 mencapai US$ 8,43 miliar, turun 16,82% dibandingkan Oktober 2009, sedangkan dibanding ekspor November 2008 meningkat 2,51%.

Penurunan ekspor nonmigas terbesar November 2009 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$ 347,9 juta, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada kakao/coklat sebesar US$ 21,0 juta.

Ekspor nonmigas ke Jepang November 2009 mencapai angka terbesar yaitu US$ 935,7 juta, disusul Amerika Serikat US$ 905,0 juta dan Cina US$ 872,2 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 32,19%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$ 1,17 miliar.

Menurut sektor, ekspor hasil industri periode Januari-November 2009 turun sebesar 20,97% dibanding periode yang sama tahun 2008, demikian juga ekspor hasil pertanian 6,12%, sebaliknya ekspor hasil tambang dan lainnya naik sebesar 28,11%.

Menurut provinsi asal, ekspor Indonesia terbesar pada periode Januari-September 2009 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$ 14,11 miliar (17,60%), diikuti Kalimantan Timur sebesar US$ 13,03 miliar (16,26%) dan Riau sebesar US$ 8,01 miliar (9,99%).

Nilai impor Indonesia November 2009 mencapai US$ 8,86 miliar atau turun 6,03% dibanding Oktober 2009 yang besarnya US$ 9,43 miliar, sedangkan selama Januari-November 2009 nilai impor mencapai US$ 86,58 miliar atau turun 28,75% dibanding periode yang sama tahun 2008.

Impor nonmigas November 2009 mencapai US$ 7,03 miliar atau turun 6,44% dibanding impor Oktober 2009, sedangkan selama Januari-November 2009 mencapai US$ 69,69 miliar atau turun 24,22% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor migas November 2009 mencapai US$ 1,83 miliar atau turun 4,45% dibanding impor Oktober 2009, sedangkan selama Januari-November 2009 mencapai US$ 16,89 miliar atau turun 42,84% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads