"Secara keseluruhan terealisasi tidak bulat 100%," kata Dirjen Pajak Mohammad Tjiptardjo dalam acara konfensi pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (4/1/2009).
Penerimaan pajak 2009 jika tidak dihitung PPh Migas mencapai Rp 515,726 triliun atau hanya sebesar Rp 97,61% dari target Rp 528 triliun. Dibandingkan dengan tahun 2008 yang mencapai Rp 494,084 triliun mengalami kenaikan 4,38%.
Dikatakannya penerimaan pajak selama 5 tahun terakhir terus naik hingga dua digit, namun pada tahun 2009 di bawah satu digit. Pada tahun 2005 mengalami kenaikan 21,9%, tahun 2006 sebesar 19,56%, tahun 2007 sebesar 21,38%, tahun 2008 sebesar 29,7%, dan tahun 2009 hanya 4,38%.
"Kalau dilihat pertumbuhan 5 tahun belakangan ini, penerimaan pajak terus mengalami kenaikan rata-rata 18%, kecuali untuk tahun 2009," katanya.
Berikut ini rincian penerimaan pajak 2009:
- PPh Non Migas Rp 267,5 triliun atau mencapai 91,88% dari target Rp 291,1 triliun.
- PPN mencapai Rp 214,348 triliun mencapai 105,55% dari target sebesar Rp 203,084 triliun.
- PBB mencapai Rp 24,2 triliun atau 101,7% dari target Rp 23,8 triliun.
- BPHTB mencapai Rp 6,461 triliun atau hanya 92,57% dari target Rp 6,9 triliun.
- Pajak lainnya Rp 3,1 triliun atau hanya 95,83% dari target Rp 3,249 triliun.










































